Posted in Asuransi Mobil

Mau Beli Asuransi Mobil Honda CRV? Ikuti Langkah Berikut

Memiliki mobil merupakan keinginan banyak orang. Namun, adanya mobil tidak serta merta selalu memberikan dampak positif karena ada dampak negatif nya juga. Bagaimana tidak, bila mobil mengalami musibah baik itu menabrak atau ditabrak, bukan tidak mungkin Anda harus memperbaiki mobil atau mengeluarkan biaya untuk berobat. Jadi, sudahkan mobil Honda CRV Anda dilindungi? Jika belum, ada baiknya segera mungkin dilindungi dengan cara beli asuransi mobil. Mobil yang sudah diangsuransikan akan mendapatkan perlindungan dari pihak terkait yaitu pihak asuransi. Perlindungan yang didapatkan terkadang tidak hanya pada mobil tapi juga mengenai biaya berobat dan tanggung jawab pada pihak ketiga. Dengan begitu, membeli asuransi mobil itu bisa dikatakan sangat penting. Maka dari itu, untuk Anda yang berniat membeli asuransi mobil Honda CRV, ikuti langkah berikut ini.

Cari tahu reputasi perusahaan yang akan dipilih

Langkap pertama bagi Anda yang mau beli asuransi mobil Honda CRV adalah mencari tahu terlebih dahulu mengenai reputasi dari perusahaan asuransi yang akan dipilih. Reputasi sangat penting karena yang namanya asuransi itu dilakukan dalam jangka waktu lama bukan satu atau dua bulan. Pastikan perusahaan asuransi mobil yang dipilih memiliki reputasi bagus dimata para nasabah. Bukan tidak mungkin, perusahaan dengan reputasi bagus akan mempermudah Anda ketika mengajukan kliam. Untuk mengetahui reputasi perusahaan, Anda bisa langsung datang ke perusahaan atau mencari informasi dari para nasabah asuransi mobil yang sudah terlebih dahulu menggunakan jasa dari perusahaan yang akan Anda pilih. Untuk perusahaan asuransi, ada baiknya pilih perusahaan asuransi mobil yang sudah lama berdiri karena lebih baik.

Ketahui syarat-syaratnya

Setelah mengetahui mengenai reputasi dari perusahaan, langkah kedua yaitu Anda harus mengetahui syarat-syaratnya. Cari tahu terlebih dahulu syarat-syarat apa saja yang dibutuhkan untuk mengasuransi mobil dan menjadi pemegang polis asuransi mobil di CRV. Ini sangat penting karena jika syarat-syarat yang diajukan tidak sesuai atau tidak lengkap, keinginan untuk mengasuransi mobil Honda Anda tidak akan terwujud. Adapun syarat-syarat untuk mendapatkan polis asuransi mobil yaitu Anda harus mengisi formulir pendaftaran, foto copy KTP, STNK, dan SIM (yang masih berlaku), dan dokumen lainnya yang terkait dengan perlindungan yang dipilihan. Sedangkan syarat untuk mobil yang akan diangsuransikan adalah harga kendaraan harus sesuai dengan harga market pada saat pengajuan (Fixed Price), maksimal usia kendaraan 10 tahun dengan jaminan All Risk dan 15 tahun untuk jaminan TLO pada saat mobil didaftarkan di asuransi, dan untuk usia mobil di atas 5 tahun dikenakan biaya loading sebesar 5% per thun kelipatannya.

Tentukan jenis perlindungan

Langkah terakhir bagi yang mau beli asuransi mobil Honda CRV, tentukan terlebih dahulu jenis perlindungan yang ada. Ada dua jenis perlindungan untuk asuransi mobil Honda CRV yaitu perlindungan All Risk dan TLO. Untuk jenis perlindungan All Risk (Comprehensif) sendiri merupakan jenis asuransi mobil yang memberikan perlindungan menyeluruh dari kerusakan kecil hingga besar termasuk beret atau penyok. Sedangkan Total Lost (TLO), jenis asuransi yang memberikan perlindungan hanya akibat kehilangan atau rusak yang dialami oleh mobil minimum 75% akibat kecelakaan. Dari kedua jenis perlindungan ini, disarankan untuk memilih All Risk saja karena lebih banyak perlindungan yang akan didapatkan.

Nah, itulah langkah-langkah yang harus diikuti saat ingin membeli asuransi mobil Honda CRV. Jika Anda ingin mencari informasi lain mengenai asuransi mobil kunjungi http://www.premipro.com/asuransi-mobil/autocillin/ ini.

Posted in Bisnis

Kesalahan Pemula dalam Berbisnis

Ingin pindah haluan dari karyawan jadi entrepreneur? Bukan keputusan yang salah karena dengan cara ini Anda mengatur bukan diatur. Potensi penghasilan yang didapatkan pun bisa lebih optimal. Namun, pastikan tidak melakukan kesalahan ini selaku pebisnis pemula, oke.

Dewasa ini makin banyak orang yang tertarik menggeluti bisnis. Bisnis online yang paling banyak dipilih seiring dengan pesatnya penggunaan internet. Di lain pihak, bisnis ini tidak memerlukan modal yang besar serta bisa dijalani dengan sangat fleksibel. Terlepas dari apapun jenis bisnis yang dijalani, ini berita yang sangat menggembirakan. Mereka tidak hanya membuka lowongan bagi diri sendiri tetapi juga bakal merekrut karyawan guna memaksimalkan produktivitas usaha. Ini berarti, pengangguran yang menjadi beban negara sedikit berkurang. Sayangnya, mereka sebagai pemula sering kali melakukan kesalahan dalam berbisnis. Tak jarang bisnis yang dijalankan mengalami gulung tikar sebelum berkembang. Apa saja kesalahan itu? Beberapa di antaranya sebagai berikut:

Mudah patah semangat

Bisnis tidak bisa dipisahkan dari resiko. Pebisnis pemula terkadang belum sepenuhnya siap menghadapi resiko usaha. Ketika barang dagangan tak kunjung laku, modal tidak kembali, atau resiko terburuk lainnya, mereka kerap kali patah semangat. Mereka memutuskan untuk menutup usahanya bahkan berniat tidak lagi berbisnis. Alhasil, kesuksesan bisnis tidak pernah bisa diraih. Faktanya, pebisnis yang telah menggapai kesuksesan pun pernah bahkan sering mengalami kondisi ini. Namun, mereka tak patah semangat untuk membangun kembali bisnis dengan menjadikan kesalahan sebelumnya sebagai pengalaman yang berharga.

Lakukan promosi ala kadarnya

Promosi adalah salah satu strategi pemasaran yang penting dilakukan oleh pebisnis, terutama bagi entrepreneur pemula. Promosi dilakukan supaya bisnis bisa diketahui oleh publik, merek produk bisa menjadi top of mind masyarakat, dan tentunya guna menarik sebanyak-banyaknya konsumen. Sayangnya, pebisnis pemula terkadang hanya melakukan promosi yang ala kadarnya saja sehingga bisnis tidak begitu diketahui oleh masyarakat. Imbasnya penjualan jadi tidak sesuai harapan. Padahal, di tengah perkembangan teknologi pebisnis semakin dipermudah untuk melakukan promosi yang efektif dan efisien.

Abaikan asuransi

Pemula bisnis juga sering kali mengabaikan asuransi. Bagi mereka, bayar premi asuransi dapat mengurangi keuntungan. Padahal, asuransi dapat memberikan jaminan ketika resiko kebakaran, kebanjiran, pencurian, dsb yang dapat mengancam kelangsungan bisnis terjadi. Pebisnis bisa kembali membangun usaha dengan dana ganti rugi dari perusahaan asuransi. Lain halnya ketika pebisnis tidak memiliki polis asuransi. Usaha ikut gulung tikar ketika resiko terburuk terjadi. Jika ini terjadi, masalah keuangan akan dihadapi, pengangguran kembali bermunculan, bahkan depresi bisa dialami.

Harus diakui kalau menjadi pebisnis memiliki potensi meraih penghasilan yang maksimal. Sayangnya, tanggung jawab yang harus diemban jauh lebih besar ketimbang menjadi karyawan perusahaan. Ketika salah mengambil keputusan, kelangsungan usaha bakal terancam. Ketika tertarik terjun ke dunia bisnis, bangunlah mental baja sehingga tidak pantang menyerah ketika resiko terburuk sekalipun terjadi. Jadikan kegagalan sebagai cambuk agar lebih termotivasi meraih sukses. Pastikan untuk memaksimalkan promosi supaya bisnis baru cepat dikenal oleh masyarakat luas. Tak lupa untuk membeli asuransi untuk menjamin kelangsungan usaha atas hal-hal terburuk yang tak terduga. Semoga Anda bisa mencatatkan diri sebagai pebisnis pemula yang berhasil meraih kesukesan 😀