Posted in Bisnis

Kesalahan Pemula dalam Berbisnis

Ingin pindah haluan dari karyawan jadi entrepreneur? Bukan keputusan yang salah karena dengan cara ini Anda mengatur bukan diatur. Potensi penghasilan yang didapatkan pun bisa lebih optimal. Namun, pastikan tidak melakukan kesalahan ini selaku pebisnis pemula, oke.

Dewasa ini makin banyak orang yang tertarik menggeluti bisnis. Bisnis online yang paling banyak dipilih seiring dengan pesatnya penggunaan internet. Di lain pihak, bisnis ini tidak memerlukan modal yang besar serta bisa dijalani dengan sangat fleksibel. Terlepas dari apapun jenis bisnis yang dijalani, ini berita yang sangat menggembirakan. Mereka tidak hanya membuka lowongan bagi diri sendiri tetapi juga bakal merekrut karyawan guna memaksimalkan produktivitas usaha. Ini berarti, pengangguran yang menjadi beban negara sedikit berkurang. Sayangnya, mereka sebagai pemula sering kali melakukan kesalahan dalam berbisnis. Tak jarang bisnis yang dijalankan mengalami gulung tikar sebelum berkembang. Apa saja kesalahan itu? Beberapa di antaranya sebagai berikut:

Mudah patah semangat

Bisnis tidak bisa dipisahkan dari resiko. Pebisnis pemula terkadang belum sepenuhnya siap menghadapi resiko usaha. Ketika barang dagangan tak kunjung laku, modal tidak kembali, atau resiko terburuk lainnya, mereka kerap kali patah semangat. Mereka memutuskan untuk menutup usahanya bahkan berniat tidak lagi berbisnis. Alhasil, kesuksesan bisnis tidak pernah bisa diraih. Faktanya, pebisnis yang telah menggapai kesuksesan pun pernah bahkan sering mengalami kondisi ini. Namun, mereka tak patah semangat untuk membangun kembali bisnis dengan menjadikan kesalahan sebelumnya sebagai pengalaman yang berharga.

Lakukan promosi ala kadarnya

Promosi adalah salah satu strategi pemasaran yang penting dilakukan oleh pebisnis, terutama bagi entrepreneur pemula. Promosi dilakukan supaya bisnis bisa diketahui oleh publik, merek produk bisa menjadi top of mind masyarakat, dan tentunya guna menarik sebanyak-banyaknya konsumen. Sayangnya, pebisnis pemula terkadang hanya melakukan promosi yang ala kadarnya saja sehingga bisnis tidak begitu diketahui oleh masyarakat. Imbasnya penjualan jadi tidak sesuai harapan. Padahal, di tengah perkembangan teknologi pebisnis semakin dipermudah untuk melakukan promosi yang efektif dan efisien.

Abaikan asuransi

Pemula bisnis juga sering kali mengabaikan asuransi. Bagi mereka, bayar premi asuransi dapat mengurangi keuntungan. Padahal, asuransi dapat memberikan jaminan ketika resiko kebakaran, kebanjiran, pencurian, dsb yang dapat mengancam kelangsungan bisnis terjadi. Pebisnis bisa kembali membangun usaha dengan dana ganti rugi dari perusahaan asuransi. Lain halnya ketika pebisnis tidak memiliki polis asuransi. Usaha ikut gulung tikar ketika resiko terburuk terjadi. Jika ini terjadi, masalah keuangan akan dihadapi, pengangguran kembali bermunculan, bahkan depresi bisa dialami.

Harus diakui kalau menjadi pebisnis memiliki potensi meraih penghasilan yang maksimal. Sayangnya, tanggung jawab yang harus diemban jauh lebih besar ketimbang menjadi karyawan perusahaan. Ketika salah mengambil keputusan, kelangsungan usaha bakal terancam. Ketika tertarik terjun ke dunia bisnis, bangunlah mental baja sehingga tidak pantang menyerah ketika resiko terburuk sekalipun terjadi. Jadikan kegagalan sebagai cambuk agar lebih termotivasi meraih sukses. Pastikan untuk memaksimalkan promosi supaya bisnis baru cepat dikenal oleh masyarakat luas. Tak lupa untuk membeli asuransi untuk menjamin kelangsungan usaha atas hal-hal terburuk yang tak terduga. Semoga Anda bisa mencatatkan diri sebagai pebisnis pemula yang berhasil meraih kesukesan 😀